FC Seoul vs Barcelona: Lamine Yamal Cs Menang Telak 7-3
teknologinotak.com – Barcelona sukses mencuri perhatian dunia setelah melumat FC Seoul dengan skor mencolok 7-3 dalam laga persahabatan yang berlangsung panas. Pertandingan ini digelar di Seoul World Cup Stadium dan menjadi sorotan berkat penampilan luar biasa dari pemain muda sensasional, Lamine Yamal, yang menyumbang satu gol dan dua assist.
Dominasi Barcelona Sejak Menit Awal
Barcelona langsung tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Xavi Hernandez tampaknya ingin menguji kombinasi pemain muda dan senior, dan racikan itu terbukti ampuh. Lewat permainan cepat dan penguasaan bola khas tiki-taka, FC Seoul kewalahan mengantisipasi serangan demi serangan Blaugrana.
Lamine Yamal jadi aktor utama di lini depan. Pemain muda berusia 17 tahun itu menari-nari di pertahanan lawan dan menciptakan ruang yang akhirnya dimanfaatkan Joao Felix untuk membuka keunggulan di menit ke-10. Tak lama berselang, Ilkay Gündogan menambah keunggulan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
FC Seoul sempat memperkecil ketertinggalan lewat serangan balik cepat di menit ke-25. Tapi Barcelona langsung membalas melalui gol Raphinha dari assist manis Lamine Yamal.
Lamine Yamal Jadi Bintang Laga
Performa Lamine Yamal benar-benar jadi sorotan di laga ini. Pemain yang digadang-gadang sebagai “next Messi” itu tampil tanpa beban dan menunjukkan visi bermain yang luar biasa untuk pemain seusianya.
Dia mencetak gol keempat Barcelona pada menit ke-37 dengan cara yang spektakuler—melewati dua pemain belakang FC Seoul lalu menaklukkan kiper dengan chip halus. Penonton di stadion langsung riuh dan menyambut aksi tersebut dengan tepuk tangan panjang.
Tak hanya itu, Yamal juga berperan dalam dua gol lain yang dicetak oleh Pedri dan Gavi. Dengan dua assist dan satu gol, Yamal keluar dari lapangan dengan standing ovation dari fans Korea Selatan.
Di babak kedua, Barcelona tetap menjaga tempo meski sudah unggul jauh. FC Seoul mencoba bangkit dan mencetak dua gol hiburan, namun skor akhir tetap berpihak pada Barcelona: 7-3.
Strategi Xavi Berhasil, Rotasi Pemain Maksimal
Laga ini jadi ajang pembuktian Xavi terhadap kedalaman skuadnya. Tanpa kehadiran Robert Lewandowski dan beberapa pemain senior lainnya, pelatih berusia 44 tahun itu memberi kesempatan bagi pemain muda untuk tampil.
Rotasi dilakukan sejak awal babak kedua, termasuk memasukkan beberapa pemain akademi seperti Fermin Lopez dan Marc Guiu. Kedua pemain tersebut bermain cukup solid dan menunjukkan potensi besar.
Dengan kemenangan ini, Xavi mengatakan bahwa dia puas dengan performa anak asuhnya dan akan terus memberi kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang, terutama dalam tur pramusim yang padat.
Performa FC Seoul Tak Buruk, Tapi Terlalu Kacau di Belakang
Meski kalah telak, FC Seoul juga menampilkan permainan yang cukup berani. Mereka beberapa kali berhasil mengecoh pertahanan Barcelona dan menciptakan peluang berbahaya. Namun sayangnya, lini belakang mereka tampil terlalu rapuh.
Empat dari tujuh gol Barcelona datang dari kesalahan elementer seperti salah passing dan miskomunikasi antarbek. Pelatih FC Seoul sendiri mengakui bahwa laga ini jadi pelajaran penting menghadapi klub dengan kualitas Eropa.
“Barcelona terlalu cepat dan pintar dalam membaca ruang. Kami kehilangan konsentrasi di banyak momen,” ujarnya setelah pertandingan.
Statistik Pertandingan: FC Seoul vs Barcelona
Statistik | FC Seoul | Barcelona |
---|---|---|
Penguasaan Bola | 38% | 62% |
Tembakan Total | 9 | 18 |
Tembakan Tepat | 5 | 11 |
Pelanggaran | 12 | 9 |
Kartu Kuning | 2 | 1 |
Sepak Pojok | 4 | 7 |
Pujian untuk Lamine Yamal Membanjiri Media Sosial
Nama Lamine Yamal langsung trending di Twitter dan platform media sosial lainnya. Banyak pengamat dan fans yang menyebut bahwa penampilannya kali ini menunjukkan bahwa ia pantas diberi lebih banyak menit bermain di musim kompetisi mendatang.
Beberapa media bahkan membandingkannya dengan Lionel Messi saat pertama kali naik ke tim utama. Meski masih terlalu dini, bakat Lamine Yamal jelas tidak bisa dianggap remeh.
H3: Laga Persahabatan dengan Efek Positif untuk Dua Tim
Meski statusnya hanya sebagai laga persahabatan, duel FC Seoul vs Barcelona membawa banyak hal positif untuk kedua tim. FC Seoul mendapat pengalaman melawan tim kelas dunia, sementara Barcelona bisa menilai kesiapan para pemain muda sebelum musim dimulai.
Tiket laga terjual habis dalam beberapa jam, membuktikan bahwa daya tarik Barcelona masih sangat besar di Asia. Event ini juga menjadi promosi global yang bagus untuk klub asal Korea Selatan tersebut.